Do'a Kiyai Khairul Munan di MPR RI
Bissmillahirrahmannirrahiim, alhamdulillahi
rabbilalamin…. Ya, Allah, ya, Wahid, Tuhan yang Maha Esa, segala puji dan syukur
ke hadirat-Mu. Tiada henti kami panjatkan syukur atas segala nikmat dan
inayah-Mu.
Ya, Allah,
anugerahkan kami taufik dan hidayah agar selalu mengabdi kepada-Mu. Tuntunlah
kami ke dalam akhlak mulia dan jauhkan kami dari sikap pongah dan zolim yang
menyebabkan murka-Mu.
Ya, Allah,
memasuki usia Republik Indonesia yang ke-70 tahu, kami menundukkan kepala dan
berdoa atas segala rahmat dan anugrah-MU, ya, Allah.
Ya, Allah, ya,
Rahman, ya, Rahiim, Tuhan yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Di hari-hari
ini, kami menghadapi beragam ujian berat, mulai dari alam yang kurang
bersahabat, kekeringan di mana-mana, harga kebutuhan pokok yang masih melangit,
ekonomi yang belum pulih, hingga penegakan hukum yang mencederai rasa keadilan
rakyat. Sungguhpun begitu, segelintir penguasa masih acuh tak acuh, tak peduli
kesengsaraan rakyat, sehingga rakyat semakin berang, jengkel, dan galau.
Karena, mereka tak memberikan suri teladan.
Ya, Allah, ya,
Hayul, ya, Qoyum, Tuhan yang Maha Perkasa dan Maha Mandiri. Anugerahkanlah
kekuatan lahir dan bathin kepada rakyat Indonesia untuk tabah dan tegar dalam menghadapi cobaan dan ampunilah
segala dosa-dosa kami. Berikanlan ketabahan dan rasa optimisme bahwa cepat atau
lambat Indonesia semakin jaya, adil, makmur, aman, dan sentosa.
Ya, Allah, ya,
Fattah, Tuhan yang Maha Pembuka. Bukalah pintu hati pemimpin kami agar mereka
selalu amanah dan bertanggung jawab atas segala tugas yang diembannya.
Bukakanlah selalu hati pemimpin kami, agar pada setiap embusan napas mereka
hanya memikirkan dan memperjuangkan nasib rakyat yang sangat letih menghadapi
kesulitan hidup kesehariannya.
Ya, Allah, ya,
Barii, Tuhan yang Maha Membebaskan. Bebaskanlah kami dari berita-berita bohong,
janji-jani palsu, dan harapan-harapan kosong, karena sesungguhnya tidaklah elok
mereka memanipulasi dan menipu rakyat yang menderita, sengsara, dan hampir
berputus asa.
Ya, Allah, ya,
Malikul Mulk, Tuhan yang Merajai Segala Raja. Jangan biarkan kami
terpecah-belah dan saling memusihi. Karena, tanpa disadari, kami telah menjadi
alat segelintir manusia yang tak ingin melihat bangsa kami bersatu dalam Negara
Kesatuan Republik Indonesia, yang berdasarkan Pancasila, berkonstitusi
Undang-Undang Dasar 1945, hidup rukun, dan memiliki rasa toleransi serta mampu
memaafkan sesamanya di lingkungan Bhinneka Tunggal Ika.
Ya, Allah, ya,
Sobur, Tuhan yang Maha Sabar. Hanya kepada-Mu, kami berserah total, pasrah
menerima cobaan dan karunia-Mu, ya, Allah.
Ya, Allah, sudah
lama rakyat kami bersabar, meskipun mereka miskin harta, tapi kaya jiwa,
sehingga mampu memafkan mereka yang menyengsarakan hidupnya.
Ya, Allah,
jadikanlah rakyat Indonesia berada pada negara yang baldatun thayyibatun wa
rabbun ghafur, gemah ripah loh jinawi, toto tentrrem kerto raharjo.
Ya, Allah, ya,
Ghofur, Tuhan yang Maha Memaafkan. Berikanlah kami pemimpin sejati, yang satu
kata dengan perbuatan dan yang insyaf dan ingin tobat. Karena, sesungguhnya Engka
Maha Penerima Taubat. Anugerahkanlah pemimpin-pemimpin kami agar senantiasa
memiliki kepekaan dan kesalehan sosial, kewarasan pikiran, dan kebeningan hati
nurani. Jangan biarkan mereka tersesat melakukan korupsi, suatu perbuatan
tercela, terhina, dan begelimang KKN hingga mereka mabok kepayang, riya,
takabur, dan pamer kuasa.
Tuhan yang Maha
Kuasa, sirami hati nurani mereka untuk terus bermuhasabah, mengoreksi diri
sendiri, dan hendaknya selalu peduli pada derita insani Indonesia.
Ya, Allah,
tumbuhkanlah kesadaran kolektif di sidang tahunan MPR RI yg mulia ini, agar
kami lebih sadar, insyaf,dan tetap rendah hati menjadi hamba-Mu, ya, Allah, dan
selalu siap memperjuangkan nasib rakya Indonesia.
Ya, Allah,
semoga kami termasuk golongan orang-orang yang mensyukuri nikmat-Mu dan dijauhi
dari siksa api neraka.
Allahummaj ‘alni
baldatana Indonisia, baldatan wa amilatan muthmainnatan thoyibatan rohhiyatan…. Aamiin.(rz)

Komentar
Posting Komentar